Kamis, 07 September 2017

materi biologi sma kelas x









Ruang lingkup biologi
1. Pengertian Biologi
                Istilah Biologi berasal dari bahasa yunani, yaitu “bios” yang berarti hidup dan “logos” yang brarti ilmu. Jadi biologi adalah ilmu tentang kehidupan. Biologi merupakan salah satu bagian dari ilmu pengetahuan (sains). Ilmu pengetahuan lahir dari suatu rangkaian aktivitas akal manusia yang disusun secara sistematis. Semua ilmu pasti memiliki syarat – syarat dan ciri – ciri tertentu. Berikut ini adalah syarat – syarat dan ciri – ciri ilmu biologi :
                a. Tentatif (sewaktu – waktu bisa berubah)
                b. Universal (menyeluruh)
                c. Memiliki metode
                d. Memiliki objek
                e. Bersifat sistematis (pola mempelajarinya)
                f. objektif (sesuai dengan fakta)
                g Analisis (dikaji secara mendalam)
2. Ruang lingkup biologi
    Dibedakan menjadi 4
                1. kelompok makhluk hidup
                                Eubacteria, Archaebacteria, Protista, Fungi, Plantae, Animalia
                2. organisasi kehidupannya
                                Sel, Jaringan, Organ, Sistem Organ, Organisme, Populasi, Ekosistem, Bioma, Biosfer.
                3. Aspek kehidupan
                                Metabolisme, Hereditas, Pertumbuhan & Perkembangan
                4. Terapan / Campuran
                                Bioteknologi
3. Cabang ilmu Biologi
  Berikut ini cabang ilmu bilogi
    a.         Anatomi : ilmu yang mempelajari tentang bagian – bagian sturuktur tubuh dalam makhluk      hidup
    b.        Botani : ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
   c.          Bakteriologi : Ilmu yang mempelajari tentang bakteri
  d.          Biologi Molekuler : Ilmu yang mempelajari tentang kajian biologi pada tingkat molekul
  e.          Bioteknologi : ilmu yang mempelajari tentang pengunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi proses biokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan, dan peningkatan kesejahteraan manusia.
 g.           Embriologi : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
 h.           Genetika : Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
 i.             Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme

4. Objek Biologi
                Semua makhkluk hidup dari tingkat molekul sampai tinkat Bioma. Pada tingkat Molekul biologi mempelajari tentang berbagai macam struktur dan ciri molekul yang berperan dalam reaksi penyusunan dan pembongkaran.
                Menurut Biological Science Curriculum Study (BSCS), Biologi memiliki objek berupa kingdom (kerajaan), yaitu animalia (hewan), Plantae (tumbuhan), dan Protista (makhkluk hidup mirip hewan/mirip tmbuhan)
                Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, objek biologi juga terus berkembang. Klasifikasi makhluk hidup yang semula dibagi menjadi tiga kerajaan, menurut ROBERT H. WHITTAKER 1969 meninkat menjadi lima kerajaan, meliputi kingdom/regnum animalia, plantae, fungi, protista, dan monera. Bahkan menurut perkembangan terakhir CARL WOESE 1987, Mkhluk hidup diklasifikasikan menjadi enam kingdom/regnum, yaitu : Animalia, Plantae, Fungi, Protista, Archaebacteria & Eubacteria.
5. Permasalahan Biologi
    1. Tingktat Molekul
                                Organisasi pada tingkat molekul adalah organisasi kehidupan pada tingkat paling rendah karena materi penyusunnya hanya terdiri atas asam nukleat, yaitu Asam Deoksi Ribonukleat (ADR) atau Asam Ribonukleat (ARN) & Protein. Contoh : Virus. Meskipun Virus hanya tersusun dari protein dan molekul asam nukleat tetapi virus dapat berkembang biak dan menyebarkan penyakit.
   2. Tinkat sel
                                Sel merupakan unit fungsional dan struktural terkecil bagi makhluk hidup bersel banyak yang selalu memperlihatkan ciri – ciri hidup, diantaranya sebagai berikut.
                a. Dapat berkembang biak
                b. Menghasilkan energi melalui serangkaian proses respirasi sel dalam mitokondria.
               c. Peka terhadap rangsang
              d. Melakukan pencernaan intraseluler (digestive) & pengeluaran (ekskresi)
                e. Tumbuh & berkembang
Permasalahan biologi muncul pada tinkat sel, antara lain adanya perbedaan struktur sel hewan dan struktuk sel tumbuhan
3. Tingkat Jaringan
                                Jaringan adalah kumpulan sel – sel yang bentkunya sama untuk melaksanakan suatu fungsi tertentu. Jaringan dasar penyusun tubuh hewan, antara lain jaringan, seperti epitellium, otot, ikat, tulang dan saraf. Sementara itu, jaringan pada tumbuhan, antara lain epidermis, parenkima, kolerenkima, sklenkima, endodermis, xilem dan floem. Contoh permasalahan bilogi yang munul pada tingkat jaringan adalah cara jaringan otot dapat berkontraksi sehingga dapat menggerakkan tulang.
4. Tingkat Organ
                                Sekumpulan jaringan bekerja sama dalam membentuk organ. Contoh Organ dalam jantung, paru – paru, dan usus halus. Usus halus tersusun oleh beberapa macam jaringan yang masing – masing membentuk fungsi tertentu yaitu jaringan, seperti epitellium, ikat, otot polos, dan saraf. Sturuktur kompleks usus halus ini mempunyai fungsi yaitu mencerna dan menyarap sari – sari makanan. Contoh permasalahan biologi di tingkat organ adalah infeksi usus halus, radang paru – paru, dan penyakit jantung.
                                Sekumpulan organ yang bekerja sama akan membentuk suatu sistem untuk menjalankan funsi tertentu yang disebut dengan sistem organ. Manusia dan hewan memiliki berbagai sistem organ, tetapi tumbuhan tidak memiliki sistem organ.
5. Tingkat individu atau Makhkluk hidup
Makhkluk hidup yang terdiri atas berbagai sistem organ membentuk satu individu. Individu adalah satuan makhkluk hidup tunggal. Setiap individu tidak dapat hidup sendiri. Mereka hidup bersama – sama dengan individu Lain yang sejenis atau tidak sejenis.
6. Tingkat populasi
Populasi adalah kumpulan dari individu sejenis yang secara bersama – sama menempati suatu habitat. Contoh permasalahan biologi pada tingkat populasi adalah perkembangbiakan hewan. Jika kita membudidayakan ikan maupun ternak maka diperlukan individu – individu sejenis yang memiliki sifat unggul sehingga hasil perkawinannya adalah keturunan yang fertil.
7. Tingkat Komunitas
Komunitas adalah kumpulan beberapa populasi yang tinggal bersama pada suatu wilayah tertentu. Hubungan timbal balik antara makhkluk hidup dengan lingkungannya dinamakan ekosistem. Beberapa contoh ekosistem, misalnya ekositem dataran rendah, ekosistem dataran tinggi, ekosistem sungai, dan ekosistem laut. Permasalahan yang muncul pada tingkat ekosistem, antara lain tanah longsor, tercemarnya air sungai oleh limbah, dan penebangan liar di hutan.

MANFAAT BIOLOGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI – HARI
                A. Pembuatan sari kelapa nata de coco
                B. Pembuatan oncom
                C. Pembuatan Tahu
                D. Pembuatan Tempe
                E. Pembuatan Yogurt
                F. Pembuatan Jamu

METODE ILMIAH
Tahapan metode ilmiah
1. Menemukan Masalah
2. Mengajukan Hipotesis
3. Melakukan Percobaan
4. Menentukan alat &bahan
5. Menentukkan Fariabel
6. Menarik simpulan

SIKAP ILMIAH
1. Dapat membedakan antara Fakta & Opini
2. Berani & Santun dalam mengajukan pertanyaan & argumentasi
3. Mengembangkan keingin tahuan
4. Kepedulian terhadap lingkungan
5. Berpendapat secara ilmiah dan kritis
6. Berani mengusulkan perbaikan dan bertanggung jawab terhadap usulan tersebut
7. Bekerja sama
8. Jujur terhadap fakta
9. Disiplin dan tekun

Kamis, 24 Maret 2016

Tugas Deskripsi B.Inggris

   

                                 Raja ampat island

 Raja Ampat Islands is a series of four adjacent islands located in the western part of the Bird's Head (Vogelkoop) Papua Island. Administratively, this cluster is in bawahKabupaten Raja Ampat, West Papua province. The islands are now a destination for divers who are interested in the beauty of the underwater scenery. Four islands that are members named by the four biggest islands, namely Pulau Waigeo, Misool Island, Salawati Island and Island Batanta.




                        The origins and history

The origin of the name of Raja Ampat according to local myth comes from a woman who found seven eggs. Four grains of which hatched into four princes were separated and each king who ruled in Waigeo, Salawati, Misool Misool East and West. Meanwhile, the other three eggs into a ghost, a woman, and a stone.

In the course of history, the Raja Ampat has long been inhabited by the nobility and implementing adatMaluku system. In this system, a set of human society. Each village is headed by a king. Since its establishment limakesultanan Muslims in Maluku, Raja Ampat claims to be part of the Sultanate of Tidore. After the Sultanate Tidore defeat of the Netherlands, the Raja Ampat Islands became part of the Dutch East Indies claims.